Takwil Mimpi

Diposting pada

Abu bakar radhiyallahu anhu tiba-tiba menukas, “Wahai Rasulullah, demi engkau aku mengorbankan bapakku dan demi Allah, izinkan aku untuk menakwilkan mimpi tersebut.” Rasulullah pun bersabda, ‘”Takwilkanlah!”

Abu Bakar berkata, “Segumpal awan tersebut berarti awan Islam. Tetesan yang beripa samin dan madu adalah Alquran dari sego manis dan halusnya. Orang-orang yang mengadahkan tangannya pada tetesan tersebut berarti orang-orang yang banyak menghayati isi Alquran dan hanya sedikit penghayatannya kepada Alquran. Adapun seutas tali yang tersambung dar langit sampaikan bumi adalah kebenaran yang engkau bawa. Engaku memegang tali tersebut lantas Allah mengangkatmu degan tali itu. Kemudian setelahmu, ada seorang lelaki yang memegang tali tersebutdan naik ke atas dengan tali itu. Dan ada seorang lelaki yang lain lagi memegang tali tersebut, tetapi terputus dan setelah disambungkan lagi baru ia naik ke atas dengan tali itu. Beri tahukan kepadaku, wahai Rasulullah, demi bapakku, menurutmu apakah takwilku itu tepat atau tidak?”

Rasulullah bersabda, “beberapa yang engaku jelaskan itu ada yang benar dan beberapa ada yang salah.” Abu Bakar pun berkata, “Demi Allah, awahai Rasulullah, beri tahu aku mana kesalahanku!” Beliau bersabda, “Engkau jangan sering bersumpah.”(HR Muslim).

Disarikan dari Buku Teladan Rasulullah, Maghfirah Pustaka.

Sumber: Republika