Adab Masuk Rumah

Diposting pada
WordPress.com

Adab bertamu (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Islam adalah agama yang lengkap. Se ga la sesuatu yang me nyangkut kehi dupan manusia di atur dalam Islam. Tak terkecuali mengenai adab masuk rumah. Islam telah mensyariatkan beberapa adab bagi seorang Muslim ketika masuk ke dalam rumah. Berikut adab-adab masuk rumah itu .

Mengetuk pintu dengan pelan

kalau masuk ke rumahnya, seorang Muslim dianjurkan menggetuk pintu dengan pe lan. kalau ada bel pintu, hendaknya dipencet dengan pe lan. Mengetuk pintu dengan keras atau memencet bel te rus-menerus dapat meng gang gu penghuni rumah. Ada beberapa orang yang mengetuk pintu rumah Imam Ah mad dengan keras-keras atau te rus-menerus. Beliau kemudian bangkit dan membuka pin tu seraya berkata, “Ini ada lah ke tukan pintu aparat keamanan.”

Memberi isyarat

Hendaknya seseorang memberi isyarat kepada peng huni rumah apabila me reka tidak menyadari masuk nya ia ke dalam rumah. Ini bisa dilakukan misalnya dengan berdehem atau menghentakkan kakinya ke lantai se hingga ia tidak mengaget kan orang di dalam rumah. Juga tidak membikin mereka takut, atau mereka mengira sedang dimata-matai. Imam Ahmad berkata, “kalau seorang laki-laki ma suk ke rumahnya maka dianjurkan baginya berdehem atau mengentakkan sandalnya atau alas kakinya.

Mendahulukan kaki kanan

Melangkahlah ke dalam rumah dengan mendahulukan kaki kanan. Mendahului sebelah kanan dalam se gala urusan termasuk pe tun juk Nabi Muhammad SAW, Selain dalam perkaraperkara yang jelek dan sejenisnya.

Berzikir kepada Allah

Berzikir kepada Allah ketika masuk akan menjaga rumah dan penghuninya dari gangguan setan. Rasulullah bersabda, “kalau seseorang masuk ke dalam rumahnya dan ia menyebut nama Allah SWT ketika masuk dan ke tika makan maka setan ber kata, ‘Tidak ada tempat ber malam bagi kalian dan tidak ada makanan di sini.’ Sementara kalau ia masuk tanpa mengucapkan nama Allah maka setan berkata, ‘Kalian telah mendapat tempat bermalam.’ kalau ia tidak menyebut nama Allah ketika hendak makan maka setan berkata, ‘Kalian telah mendapat tempat bermalam dan makanan’.”

Rasulullah juga bersabda, “kalau seseorang masuk ke dalam rumahnya, hendaknya ia berkata, ‘Ya Allah, aku memohon kepada-MU sebaik- baik tempat masuk dan tempat keluar. Dengan me nyebut nama Allah kami ma suk, dengan menyebut nama Allah kami keluar, dan ke pada Allah Rabb kami, kami bertawakal’. Kemudian, ia mengucapkan salam kepada keluarganya.”

Mengucapkan salam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *